ANALISIS RANTAI PASOKAN (SUPPLY CHAIN) TERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA

Eghi Firmansyah, Novie Andri Setianto, Nunung Noor Hidayat

Abstract


”Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain) Ternak Sapi Potong Di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara”. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Mengetahui aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi pada rantai pasokan ternak sapi potong di Kabupaten Banjarnegara. 2). Mengetahui tingkat efisiensi pemasaran pada rantai pasokan ternak sapi potong di Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus – 2 September 2018 di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode survey, yaitu melakukan wawancara secara tersetruktur menggunakan kuisioner/daftar pertanyaan sebagai alat bantu /instrumen. Data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh melalui kuisioner dan wawancara lansung ke responden dengan menggunakan daftar pertanyaan. Data sekunder data yang diperoleh dari instansi terkait dengan objek penelitian. Data sekunder digunakan untuk mengetahui keadaan geografis dan keadaan penduduk lokasi penelitian. Variabel yang diamati dan diukur meliputi variabel yang berkaitan dengan: (1) Aliran rantai pasokan sapi potong, (2) Aliran produk, (3) Aliran Keuangan dan, (4) Aliran informasi, pada tiap-tiap rantai pasokan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat dua aliran rantai pasokan yaitu perdagangan tetap dan perdagangan musiman. Aliran produk yang mengalir dari hulu kehilir sedangkan Aliran keuangan mengalir dari hilir kehulu dan pembayaran setiap transaksinya dilakukan dengan uang tunai. Aliran informasi yang terjadi secara timbal balik antara pedagang dengan pedagang ataupun pedagang dengan pembeli sedangkan untuk Efisiensi pemasaran adalah 6% untuk perdagangan tetap, 9% untuk perdagangan musiman dan 4% untuk peternak.

Full Text:

PDF

References


Aisyah SA, Sanim B, dan Maulana A. 2013. Strategi Pengembangan Usaha Sapi Potong: Studi Kasus CV. Mitra Tani Farm. Jurnal Manajemen & Agribisnis. 10 (2): 109–116.

Alma, B. 2004. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Penerbit ALFABETA. Bandung.

Amirah NZ, Paturrochman M, Masdar AS. 2015. Analisis Rantai Pasok Daging Sapi. Penerbit Swadaya. Jakarta.

BPS. 2016. Populasi Ternak Perah Di Kabupaten Banjarnegara. Badan Pusat Statistik www.banjarnegarakab.bps.go.id. Diakses 14 Agustus 2017.

D.T. Sihombing, dan J. Sumarauw. 2015. Analisi Nilai Tambah Rantai Pasokan Beras Di Desa Tateangesan Kecamatan Pusomean Kabupaten Minahasa Tenggara.

Daroeni A. 2013. Pola pemasaran sapi potong pada peternak sapi skala kecil di Kabupaten Kediri. Jurnal Manajemen Agribisnis. 13 (1): 55-62.

Daryanto A. 2009. Swasembada Daging Sapi di Indonesia: Kinerja, Kendala dan Strategi. [Makalah] Rakorteknas Direktorat Jendral Peternakan, 9 Desember 2009.

Emhar A, Aji JMM, dan Agustina T. 2014. Analisis Rantai Pasokan Daging Sapi di Kabupaten Jember. Berkala Ilmiah Pertanian. 1 (3): 53-61.

Hobbs, JE. 1996. A Transaction Cost Approach to Supply Chain Management. Supply Chain Management: An International Journal. 1 (2) : 15 – 27.

Koentjaraningrat. 2002. Pengantar Ilmu Antropologi. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Mangkunegara, A.B. 2009. Perilaku Konsumen. PT Refika Aditama. Bandung.

Marimin, dan Maghfiroh N. 2010. Aplikasi Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Management. An International Journal. 1 (2) : 15 – 27.

Matondang RH, Rusdiana S. 2013. Langkah-Langkah Strategis dalam Mencapai Swasembada Daging Sapi 2014. Jurnal Litbang Pertanian. 32 (3) : 131-139.

Probowati, DB. 2011. Perancangan Model Rantai Pasok Agroindustri Kelapa Terpadu Dalam Usaha Kecil. Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Pujawan, IN. 2005. Supply Chain Management. Edisi Pertama. Guna Widya. Denpasar.

Rahim A, dan Hastuti DRD. 2007. Ekonomika Pertanian: Pengantar, Teori dan Kasus. Penerbit Swadaya. Jakarta.

Rahmanto, B. 2005. Analisis Usaha Peternakan Sapi Potong Rakyat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Jakarta.

Sairin, Sjafri, dkk. 2002. Pengantar Antropologi Ekonomi. Pustaka Yogyakarta.

Subiharta, D.M. Yuwono, B. Utomo, H. Kurnianto, J. Spriondho, dan Sutopo. 2014. Perbaikan Reproduksi pada Sapi Potong Keturunan Sub Tropis (Simmental dan Limousine) dalam Mendukung Efisiensi Reproduksi di Jawa Tengah. Laporan Akhir Penelitian. BPTP Jawa Tengah. Ungaran.

Sugiarto M, Wakhidati YN, Einstein A, dan Khaerudin. 2017. The Competitiveness of Beff Cattle Businesse on Various Agro-Ecological Zones in Tegal Regency. Jurnal Animal Production. Vol 19 (2) : 127-134.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Penerbit Alfabeta. Bandung.

Sumitra J, Kusumastuti TA, dan Widiati R. 2013. Pemasaran Ternak Sapi Potong di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Jurnal Buletin Peternakan. 37 (1) : 49-58.

Sumpe, I. 2007. Efisiensi Pemasaran Ternak Sapi Bali di Kabupaten Manokwari. Tesis. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Suryana. 2009. Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Berorientasi Agribisnis Dengan Pola Kemitraan. Jurnal Litbang Pertanian. 28 (1) : 29-37.

Trifena. 2011. Studi Fenotif Sapi Ongole, SimPO, dan LimPO di Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Wardani DK, Marimin, dan Kasutjianingati. 2015. Strategi Peningkatan Kualitas untuk Pasar Internasional Melalui Penerapan Manajemen kualitas Total: Pembelajaran dari Produk Edamame Beku. Jurnal Manajemen & Agribisnis. 12 (1) : 36-45.

Yayat HF, Marimin, dan Harianto. 2010. Analisis Kinerja Rantai Pasok Agribisnis Sapi Potong: Studi Kasus pada PT. Kariyana Gita Utama. Jurnal Teknik. Industri Pertanian. 20 (3) : 193-20.5.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.