STUDI KASUS TINGKAT INFEKSI CESTODIASIS PADA AYAM KAMPUNG PADA PERIODE UMUR YANG BERBEDA DI KECAMATAN BATURADEN KABUPATEN BANYUMAS

Danni Pranoto, Endro Yuwono, Mohandas Indradji

Abstract


Penelitian berjudul “Studi Kasus Tingkat Infeksi Cestodiasis pada Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) pada Periode Umur yang Berbeda di Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui genus cacing (cestoda), tingkat cestodiasis, serta perbedaan tingkat cestodiasis pada ayam kampung (Gallus gallus domesticus) pada umur starter, grower, dan layer. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3 Desember sampai 25 Desember 2018. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah feses ayam kampung (Gallus gallus domesticus) yang di ambil dari periode umur starter 33 ekor, grower 33 ekor, dan layer 34 ekor. Tempat pengambilan sampel yaitu Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas dan tempat pemeriksaan sampel di Laboratorium Kesehatan Ternak Tipe B Purwokerto. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dan pemeriksaan laboratorium dengan cara metode Mc Master untuk mengetahui genus cacing cestoda yang diamati berdasarkan morfologi bentuk telur cacing. Hasil penelitian dari total 100 sampel feses ayam kampung (Gallus gallus domesticus) di Kecamatan Baturden, ditemukan 1 genus cacing cestoda yaitu Railletina sp dengan tingkat infeksi cestodiasis pada umur starter (3.00%), grower (15.10%), layer (23.50%), dan tingkat infeksi keseluruhan yaitu (14.00%) dari hasil tersebut tingkat infeksi cestodiasis masih tergolong ringan. Hasil analisis Chi square menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan (F≤0.05) antara periode umur dengan tingkat cestodiasis pada ayam kampung (Gallus gallus domesticus).

Full Text:

PDF

References


Agustina, D; Iriyanti, N dan Mugiyono, S. 2013. Pertumbuhan dan Konsumsi Pakan pada Berbagai Jenis Itik Lokal Betina yang Pakannya disuplementasi Probiotik. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(2): 691-698.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. 2017. Kabupaten Banyumas dalam angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. Banyumas.

Balqis, U., Darmawi., M. Hambal dan R. Tiuria. 2009. Perkembangan telur infektif Ascaridia galli melalui kultur in vitro. Jurnal Kedokteran Hewan. 3(2): 227-233.

Budiarto, E. 2002. Biostatistika untuk kedokteran dan kesehatan masyarakat. EGC. Jakarta.

Brotowidjojo, M.D. 1987. Parasit dan Parasitisme. Media Sarana Pers. Jakarta.

Fadilah, R. 2005. Kunci Sukses Beternak Ayam Broiler di Daerah Tropis. Cetakan ke-2. Agromedia Media Pustaka. Jakarta.

Firman M, Subekti S, Retnani H. 2010. Prevalence of Raillietina sp. Worm on FreeRange And Broiler Chicken That Were Sold in Several Traditional Markets in Surabaya City. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Surabaya.

Ghobashy MA, Taeleb AA. 2015. Molecular characterization of Raillietina (r.) spp. Ortlepp, 1938 (Cestode: Cyclophyllidea: Davaineidae) infecting domestic and wild bird (Columba livia and Columba livia domestica) World J Zool. 10:136–141.

Indradji, M. Yuwono, E. Indrasanti. D, Samsi.M, Sufiriyanto, R. Herlan. A, Herdiana.2018. Case Study of Worm Infection in Boer Goats Farm in Banyumas District. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 6(1): 93-96.

Khalil LF, Jones A, Bray RA. 2006. Keys to the Cestode Parasites of Vertebrates. London, UK: International Institute of Parasitology.1–424.

Kusumamihardja, S., 1995. Parasit dan Parasitosis pada Hewan ternak dan Hewan Piaraan di Indonesia. Pusat Antar Universitas Bioteknologi IPB. Bogor.

Levine, N. D. 1994. Parasitologi Veteriner. Penerjemah: Prof. Dr. Gatut Ashadi, judul buku asli Textbook of Veterinary Parasitology. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Medion O. 2008. Pengendalian Lalat Edisi Maret 2008. http://info.medion.co.id. [ 7 Maret 2013].

Mukaratirwa S, Hove T. 2009. A survey of ectoparasites, cestodes and management of free-range indigenous chickens in rural Zimbabwe. Journal South Afrika veterinary 80(3): 188–191.

Mulyantini, N. G. A. 2010. Ilmu Manajemen Ternak Unggas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal: 33; 151; 163; 168-169.

Mushi E Z, Binta M G, Chabo R G, Ndebele R, Thibanyane T. 2000. Helminth parasites of indigenous chickens in Oodi, Kgatleng District, Botswana. Journal of the South African Veterinary Association .71(4): 247–248.

Noble, E. R, G. A. Noble, G. A. 1989. Parasitology L The Biology of Animal Parasites. Philadelphia, London: Lea dan Febiger.

Rasyaf, Muhammad. 2008. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya.

Rismawati, Yusfiati dan Radith, M. 2013. Endoparasit Pada Usus Ayam Kampung (Gallus domesticus) di Pasar Tradisional Pekanbaru. Skripsi. FMIPA. Universitas Riau. Pekanbaru.

Retnani EB. Satrija F, Hadi UK, Sigit SH. 2009. Analisis Faktor-Faktor Resiko Infeksi Cacing Pita pada Ayam Ras Petelur Komersial di Bogor. J Vet; 10 (3): 165-172.

Soulsby, E.J.L (1982). Helminths, Arthropods, and Protozoa of Domesticated Animals. 7th Ed. Bailliere. Tindall. London

Suprijatna, E. 2008. Ilmu Dasar Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta.

Supriyatna, E. 2010. Strategi Pengembangan Peternakan Ayam Lokal di Indonesia. Universitas Diponegoro. Semarang.

Timmereck, T.C. 2001. Epidemiologi, Suatu Pengantar. Edisi Terjemahan Penerbit Buku Kedokteran EGC. Republik Indonesia.

Zahrani MR, Ashour AA, Shobrak MY. 2102. Tape worms of rock dove and domestic chicken in Taif area, Saudi Arabia. J Egypt Soc Parasitol. 42(3):507-13.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.